Regresi logistik (logistic regression) sebenarnya sama dengan analisis regresi berganda, hanya variabel terikatnya merupakan variabel dummy (0
dan 1). Sebagai contoh, pengaruh beberapa rasio keuangan terhadap
keterlambatan penyampaian laporan keuangan. Maka variabel terikatnya
adalah 0 jika terlambat dan 1 jika tidak terlambat (tepat). Regresi
logistik tidak memerlukan asumsi normalitas, meskipun screening data outliers tetap dapat dilakukan. Untuk asumsi multikolinearitas pada regresi logistik silahkan simak di sini.
Tampilkan postingan dengan label Regresi Logistik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Regresi Logistik. Tampilkan semua postingan
Kamis, 03 April 2014
Langganan:
Postingan (Atom)